Featured Post 6

NBHC

Minggu, 29 September 2013

D.I.Y. (DO IT YOURSELF)

Kenapa D.I.Y.? pada mulanya, belum ada perdebatan tentang major label dan sebangsanya. D.I.Y. berkembang di hardcore karena keterbatasan oknum untuk menolong. yang peduli tentang scene, band dan orang-orang di dalamnya ya komunitas itu sendiri. gak ada sponsor untuk biayain acara, gak ada label besar yang mau mengkontrak musik-musik keras seperti itu. jadinya? acara bikin sendiri, flyer-flayer disebarluaskan sendiri, musik bikin sendiri, label bikin sendiri, tour bikin sendiri. dan ketika semua ini berhasil, D.I.Y. menjadi sebuah filosofi panutan bagi para hardcore kids di jaman itu. intinya, hardcore pada awalnya bukan untuk duit. kalau untuk duit, banyak band-band generasi pertama yang akan berhenti setelah beberapa minggu karna musik hardcore pada awalnya tidak pasaran dan gak akan ngebuat personilnya kaya. ketika hardcore mulai merambah sukses, banyak label-label major tertarik dan sponsor-sponsor bermunculan, dan perdebatan pun dimulai, antara D.I.Y. vs Mainstream.

Taun 86 sampai akhir 80an adalah masa-masa perluasan hardcore, atau banyak yang bilang, masa-masa berakhirnya kejayaan oldskool hardcore. karna di masa ini, gak hanya banyak orang-orang penting di scene hardcore meninggal, atau beranjak tua dan pergi dari hardcore, atau menikah dan pindah, dll. tapi banyak band-band yang bubar dan banyak band-band yang merambah ke genre musik lain.

Black flag, dead kennedys, minor threat, ikon-ikon hardcore generasi awal berjatuhan. Ian McKaye beralih ke fugazi, post hardcore lahir, TSOL dan circle jerks berkiblat jadi metal, beastie boys berkiblat ke rap, bad brains melambat dan makin reggae, Husker Du dan beberapa band lainnya masuk major label, indie rock metal dan new wave berjaya menelan hardcore, terlalu banyak kekerasan di gigs hardcore terutama New York, LA dan Boston, Crossover, Thrashcore dan perluasan HC pun bermunculan dengan band-band seperti : Void, Suicidal Tendencies, D.R.I., dll.


0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More